• home /
  • inspiration /
  • decor stories /
  • Rahasia Untuk Mendapatkan Harmoni Visual

Rahasia Untuk Mendapatkan Harmoni Visual

Jakarta

Rahasia Untuk Mendapatkan Harmoni Visual

Apakah yang dimaksud dengan harmoni visual? Contohnya begini: suatu hari, Anda bertamu ke rumah seseorang, dan dia memiliki bingkai foto di dinding yang berseberangan dengan tempat Anda duduk. Bingkainya sedikit miring sehingga menggantung dengan posisi yang aneh. Anda tidak bisa membetulkan posisinya karena ini bukan rumah Anda tetapi hal ini mengganggu Anda sepanjang hari. Hal ini terjadi karena bingkai yang miring ini mengganggu keharmonisan visual dari ruangan itu. Harmoni visual adalah keseimbangan dan simetri sebuah ruang, dan hal ini adalah hal yang penting untuk diketahui.

Ketika kita menata ulang rumah, kita berharap untuk membuatnya menjadi lebih menarik, ramah dilihat, dan mencerminkan kehidupan serta selera kita. Kita juga mempertimbangkan tren kontemporer dan yang mana yang paling cocok untuk keluarga kita. Banyak yang harus diingat, namun tanpa harmoni visual, sesuatu akan selalu tampak “salah” atau tidak sempurna.

Inilah cara yang bisa Anda lakukan untuk memastikan apakah ruangan Anda memiliki harmoni visual.

  1. Carilah keseimbangan
    Jangan menumpuk semua "beban visual" pada satu sisi. Artinya, Anda harus menyebarkan warna yang paling mencolok dari dekorasi ruang pada benda-benda kecil yang ada di ruangan tersebut. Sebagai contoh, jika Anda memiliki gorden berwarna biru tua di salah satu jendela besar, belilah juga bantal berwarna biru untuk sofa yang ada di seberangnya. Dengan begitu, Anda bisa menjaga keseimbangan warna pada ruangan sehingga enak dipandang. Jika Anda menggabungkan warna hangat dan sejuk, pastikan warna-warna tersebut saling melengkapi.
     
  2. Perhatikan simetri
    Tata furnitur agar ruangan terasa berkonsep dan menarik. Menempatkan semua furnitur pada satu sisi ruangan Anda akan membuat ruangan terasa miring. Anda tidak perlu menata salah satu sisi ruangan hingga sama persis dengan sisi yang lain, cukup tempatkan furnitur di sekitar dengan selaras.
     
  3. Ruang kosong itu bagus
    Harmoni visual itu tentang ketenangan mata dan tidak ada yang lebih menenangkan dari pada ruangan kosong yang bersih. Jika Anda menyukai dekorasi minimalis, hal ini tidak akan menjadi masalah untuk Anda. Tetapi jika Anda menyukai ruangan dengan barang-barang yang semarak dan berantakan namun nyaman, hal ini akan menjadi tantangan untuk Anda. Anda bisa mengisi ruangan Anda dengan benda apapun, tapi mungkin Anda bisa membiarkan lantai atau dinding Anda kosong. Atau, Anda bisa melakukan hal yang sebaliknya. Pasang semua karya seni dan foto-foto Anda, namun pastikan furniturnya tidak banyak dan monokromatik.
     
  4. Rancang desain dahulu
    Anda mungkin mengoleksi satu set teko yang sama di bufet Anda, atau setiap kursi di meja makan Anda didesain dengan gaya yang berbeda. Bagaimanapun, Anda harus memiliki suatu keselarasan di ruangan Anda. Artinya, setiap benda harus bisa terhubung satu sama lain dengan cara tertentu. Sebagai contoh, beberapa elemen yang beragam harus memiliki warna atau motif yang sama agar terlihat serasi. Hal ini bisa menjadi pembeda antara dekorasi yang terkonsep dan yang tidak.
     
  5. Berinvestasilah dengan bijak
    Kita semua sering sekali melakukan pembelian impulsif untuk dekorasi rumah kita. Sesuatu yang terlihat bagus di toko belum tentu cocok dengan tema dekorasi di rumah Anda. Ketika membeli furnitur atau dekorasi untuk rumah, pertimbangkan tampilan dan motif di ruangan Anda sebelum Anda memutuskan untuk membeli. Benda yang terlihat mencolok bisa mengubah harmoni sebuah ruangan.
     

Mendapatkan harmoni visual bukanlah tentang memiliki gaya atau warna sama yang membosankan. Itu adalah pendekatan ekstrem dan dianggap ketinggalan zaman. Anda juga bebas untuk menggunakan teknik mix-and-match. Sebenarnya, harmoni visual muncul dari tema dan warna yang berulang, untuk memadukan semua elemen pada ruangan dalam tampilan yang kompleks dan kaya.

Image