Panduan Praktis Mengecat Dinding

Jakarta

Panduan Praktis Mengecat Dinding

Mengecat dinding memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa tahapan dan perencanaan yang harus Anda lakukan terlebih dahulu agar hasil cat terlihat maksimal.

Dengan mempelajari teknik mengecat yang benar, Anda tidak memerlukan jasa tukang untuk mengecat rumah sendiri. Untuk itu, mulailah dengan merencanakan warna cat apa yang akan Anda gunakan dan menyiapkan alat-alat yang diperlukan. Untuk mengetahui proses mengecat rumah yang benar dan praktis, simak  tips panduan mengecat rumah di bawah ini!

Tahap persiapan

Sebelum memulai, Anda harus memerhatikan terlebih dahulu dinding yang akan dicat. Perhatikan permukaan mana saja yang tidak rata, bagian mana yang warnanya kurang cerah, dan lain sebagainya.

Setelah itu, pilih warna cat. Jika Anda merasa bingung ketika memilih warna cat, pertama-tama, pastikan bahwa warna cat yang Anda pilih masih selaras dengan keseluruhan dekorasi di dalam ruangan. Pilihlah apakah Anda ingin cat dengan warna yang lebih muda atau tua.

Setelah Anda selesai membuat konsep warna cat yang akan digunakan, siapkan alat-alat yang dibutuhkan. Untuk mengecat dinding, di bawah ini adalah beberapa alat yang wajib Anda sediakan:

  • Kuas cat
  • Pisau dempul
  • Nampan cat
  • Masking tape
  • Paint roller

Selain itu, untuk kebutuhan cat, Anda juga tentu harus menyiapkan dempul, cat primer, dan cat dengan warna pilihan Anda.

Proses pengecatan

Tutupi semua permukaan

Sebelum mulai mengecat, lindungi furnitur dengan kain agar tidak terkena cipratan cat. Jangan lupa untuk melindungi lantai juga agar Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk membersihkan cipratannya. Untuk mengencangkan penutup, Anda bisa gunakan selotip atau lakban. Jangan lupa untuk melepas semua kabel dan menutup semua  stop kontak menggunakan masking tape.

Mempersiapkan tembok untuk dicat

Pertama-tama, amplas permukaan dinding dengan gerakan memutar. Proses ini dapat membantu cat menempel dengan lebih baik, mengikis lapisan cat lama, dan membuat lapisan cat yang rata. Jangan lupa untuk mengenakan masker debu saat mengamplas tembok. Setelah selesai, lap permukaan tembok dari residu tembok.

Tambal lubang dan ratakan permukaan tembok dengan dempul

Mengecat tembok dengan permukaan yang tidak rata dan berlubang hasilnya tentu tidak akan sempurna. Untuk meratakan tembok, Anda membutuhkan dempul.

Aplikasikan dempul pada permukaan dinding yang berlubang atau retak. Agar dempul bisa memenuhi lubang dengan sempurna, basahi jari dan tekan-tekan dempul ke dalam lubang atau retakan.

Tambal dan ratakan semua lubang dan retakan di dinding dengan menggunakan pisau dempul. Jika setelah didempul permukaan tembok masih belum rata, gunakan amplas untuk meratakannya.

Lapisi tembok dengan cat primer

Melapisi tembok dengan cat primer adalah langkah yang sangat krusial dalam proses pengecatan. Cat primer adalah lapisan cat pertama dengan warna yang lebih cerah untuk melindungi tembok, membuat warna cat lebih menempel, dan agar semua bagian dinding tertutup dengan sempurna. Sebaiknya, Anda melapisi dinding dengan dua lapisan cat primer untuk hasil yang maksimal.

Cat primer wajib diaplikasikan pada dinding jika: dinding belum pernah dicat sebelumnya, terdapat tambalan lubang, lecet, dan retakan pada dinding, sebelumnya dinding dicat menggunakan cat minyak, warna dinding lama lebih tua dari warna cat baru.

Mulai mengecat

Sebelum mulai mengecat, jangan lupa untuk mencairkan cat dengan air terlebih dahulu. Rasio antara cat dan air harus disesuaikan dengan petunjuk yang ada pada kemasan cat. Pertama-tama, lapisi bagian-bagian pinggir tembok dengan cat agar terlihat rapi. Mulailah mengecat lapisan pertama menggunakan roller.

Anda bisa menggunakan gerakan seperti membentuk huruf “W” atau “M” untuk melapisi dinding dengan cat. Lakukan hingga seluruh permukaan tertutup dengan cat dan tunggu hingga mengering selama beberapa jam. Setelah mengering, Anda bisa memberikan lapisan kedua. Ulangi semua proses pengecatan untuk hasil yang terbaik, dan biarkan cat mengering sepenuhnya.

Itulah tadi langkah-langkah praktis mengecat dinding untuk menciptakan suasana baru di rumah. Setelah semua sudah Anda lakukan, jangan lupa untuk membersihkan semua perlatan dan menata kembali ruangan seperti semula. Tips agar perlatan mengecat lebih awet, segera cuci semua peralatan dengan air bersih agar cat tidak mengering di kuas. Pastikan juga kemasan cat sisa tertutup dengan rapat. Setelah semuanya selesai, Anda bisa menikmati ruangan baru bersama keluarga tercinta. Selamat mencoba!

Image